Trik Cara Cepat Membuat Database dan Tabel

Written By Theo Bukit on Minggu, 19 Juni 2011 | 22.05

Saat ini untuk membuat database MySQL tidak perlu menggunakan cara manual lagi dengan mengetikkan perintah-perintah SQL, karena sekarang sudah banyak tool-tool visual yang membantu kita untuk membuat database dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah tool phpMyAdmin.

Anggap saja anda sudah menginstal phpmyadmin. "hehehe.. biar cepet kita menuju ke pembahasan" (ah.. ngeles aja ni kaya bajaj.. bilang aja males ngetik..).

Baiklah saudara-saudara kita langsung ke inti pembahasan. ikutin langkah-langkah berikut dengan seksama ya:
1. Buka browser anda ( internet explorer atau mozilla ), lalu ketikan pada bagian Address: http://localhost/phpmyadmin/ , lalu tekan enter, maka akan tampil halaman selamat datang dari phpMyAdmin.

 
2. Untuk membuat database, isikan nama database yang akan dibuat pada bagian Create new database, misalnya: bukutamu (tanpa sepasi), lalu klik tombol Create. lihat pada gambar diatas.

3. Setelah kita create maka akan terbentuk sebuah database dengan nama: bukutamu. Setelah membuat database, langkah selanjutnya adalah membuat tabel di dalam database tersebut dengan cara mengisikan nama tabel dan jumlah field dibagian Create new table on database bukutamu, misalnya Name: tamu dan Field: 4, lalu klik tombol Go.



4. Kemudian isikan field-field beserta atribut lainnya seperti pada gambar berikut :


5. Setelah selesai, klik tombol Save, maka akan terbentuk sebuah tabel dengan nama: tamu beserta field-field didalamnya. hasilnya dapat dilihat pada gambar.



Tipe-tipe data yang sering digunakan adalah:
  • INT, untuk menyatakan data berupa angka.
  • VARCHAR, untuk menyatakan data berupa karakter atau string (batasnya sampai 255 karakter).
  • Date, untuk menyatakan data berupa tanggal.
  • TIME, untuk menyatakan data berupa waktu.
  • TEXT, untuk menyatakan data berupa karakter dalam jumlah yang banyak (lebih dari 255 karakter), misalnya untuk isi berita dan pesan.
Tips:
  • Sebaiknya gunakan huruf kecil semua dalam memberikan nama database, tabel beserta field-fieldnya. Hal ini akan memudahkan kita nantinya dalam pengolahan data di PHP.
  • Sebaiknya sertakan selalu nomor unik atau kunci primer setiap membuat sebuah tabel. Hal ini berguna untuk membedakan antara data yang satu dengan data yang lainnya.
  • Pada tabel tamu yang telah kita buat diatas, kita telah menentukan no_tamu sebagai Primary key (kunci primer) dengan tambahan atribut Extra:  auto_increment, artinya no_tamu akan terisi dengan angka yang selalu bertambah secara otomatis (tanpa diisikan secara manual) seiring dengan bertambahnya data.

Lanjut ke Bahasan Berikutnya:

Pentingnya Memisahkan File Koneksi Database
Proses Input Data Kedalam Database
Menampilkan Data Dari Database


0 komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR!!