Mengatasi File CSV yang tampil berantakan tidak teratur di Ms Excel

Written By Theo Bukit on Rabu, 21 Mei 2014 | 17.46


File CSV (comma separated value) adalah file yang  digunakan untuk menyimpan tabel data dalam bentuk teks biasa. Apabila suatu saat anda mempunyai file CSV tetapi ketika dibuka menggunakan Ms Excel tampilnya berantakan ( hanya deretan teks yang tidak teratur dan tabelnya tidak tampil ). Seperti contoh gambar dibawah ini: 
  


 
Perlu diketahui data atau nilai yang terdapat pada file CSV satu dengan yang lainnya dipisahkan dengan karakter koma (,). Jika berganti baris, maka itu dianggap record baru.

Jadi bisa dibilang case ini terjadi karena perbedaan format standar penulisan number antara file CSV dengan Windowsnya. Dan biasanya case ini terjadi pada windows yang menggunakan setingan “language dan regional” yang memakai pilihan format language “Indonesia”. Pada format language Indonesia menggunakan List Separator ( ; ). Anda harus menggantinya dengan setingan English (United Kingdom) atau English (United States) yang menggunakan List Separator ( , ).

 
Untuk mengatasinya case ini berikut langkah-langkahnya :


·         Klik Start --> Control Panel  



·         Pada Control Panel Klik “Region And Language”



 

Dan pilih English (United Kingdom) atau English (United States), OK. 

 
 

Sekarang coba buka kembali file CSV tersebut. Semoga berhasil.

               
17.46 | 0 komentar | Read More

How to restore, refresh, or reset your Windows 8

Jika Anda mengalami masalah dengan Windows 8 Anda, Anda dapat mencoba untuk restore, refresh, atau meresetnya. Restore Windows adalah cara untuk membatalkan perubahan sistem baru yang anda buat. Refreshing Windows adalah menginstal ulang Windows tanpa menghilangkah file pribadi Anda, pengaturan, dan aplikasi default windows 8. Reset ulang Windows Anda menginstal ulang Windows, dengan menghapus file, pengaturan, dan aplikasi.

Berikut langkah-langkahnya :

Restore your Windows to an earlier point in time

Hal ini dapat anda lakukan jika sebuah aplikasi atau driver yang baru saja anda instal menyebabkan masalah dengan Windows Anda, Anda dapat mengembalikannya kembali ke titik sebelumnya dalam waktu, yang disebut restore point. System Restore tidak mengubah file pribadi anda, tapi mungkin menghapus aplikasi dan driver baru diinstal.

-          Arahkan cursor ke pojok kanan display sampai muncul menu

-          Kemudian klik Search

-          pada kotak search ketikan Recovery

-          klik setting , Recovery

-          Klik Open System Restore,  dan ikuti petunjuknya.

Catatan:
-System Restore tidak tersedia untuk Windows RT.

-Windows secara otomatis membuat restore point ketika Anda menginstal update Windows yang baru. Anda juga dapat membuat restore point setiap saat.

 
 

Refresh your PC without affecting your files

Jika Windows Anda terasa tidak sebaik dulu, dan Anda tidak tahu mengapa, Anda bisa merefresh Windows Anda tanpa menghapus semua file pribadi Anda atau mengubah pengaturan Anda. Ataupun ada beberapa kasus, windows belum teraktivasi padahal key-nya sudah pernah di install.

-          Pastikan cd Windows8 original yang kita punya sudah dimasukan ke dalam dvdrom.

-          Arahkan cursor ke pojok kanan display sampai muncul menu.

-          Lalu pilih setting.

-          Pilih change pc setting.

-          Pilih general.

-          Pilih refresh your pc without affecting your files.

-          Pilih get started.

-          Pilih next.

Catatan:
Aplikasi dari Windows Store akan diinstal ulang, tapi semua aplikasi yang diinstal dari website dan DVD lainnya akan dihapus. Windows menempatkan daftar aplikasi yang dihapus pada desktop Anda setelah merefresh Windows anda.

 
 

Remove everything and reinstall Windows / Reset Windows 8


Jika Anda ingin menginstall ulang windows 8 anda dengan menghapus semua file dan aplikasi yang ada. Lakukan langkah-langkah berikut :


-          Pastikan cd Windows8 original yang kita punya sudah dimasukan ke dalam dvdrom.

-          Arahkan cursor ke pojok kanan display sampai muncul menu.

-          Lalu pilih setting.

-          Pilih change pc setting.

-          Pilih general.

-          Pilih Remove everything and reinstall Windows 

-          Pilih get started.

-          Pilih next.

 Catatan:

Semua file pribadi Anda akan dihapus dan pengaturan anda akan diatur ulang. Setiap aplikasi default windows yang ada akan diinstal ulang, tetapi semua aplikasi lain akan dihapus.

Anda akan diminta untuk memilih apakah Anda ingin menghapus data dengan cepat atau menyeluruh. Jika Anda memilih untuk menghapus data dengan cepat, beberapa data mungkin dapat dipulihkan dengan menggunakan software khusus. Jika Anda memilih untuk menghapus data secara menyeluruh, ini akan memakan waktu lebih lama tapi itu membuat memulihkan data jauh lebih kecil kemungkinannya.
17.29 | 0 komentar | Read More

MNC TV Streaming

Written By Theo Bukit on Rabu, 17 Agustus 2011 | 23.05

Buat yang ga mau ketinggalan nonton liga inggris yang biasanya di tayangin di MNC TV. Sekarang di blog ini kita bisa nonton streaming MNC TV. Gratissss....

23.05 | 0 komentar | Read More

Topologi Jaringan

Written By Theo Bukit on Rabu, 10 Agustus 2011 | 11.01


Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan adalah hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan rsource, dan keterbatasan biaya.

a.    Topologi Bus
Di topologi ini computer masing-masing akan terhubung ke satu kabel panjang dengan
beberapa terminal dan berakhir di satu terminator.
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Terkoneksi melalui satu kabel dengan kedua ujungnya ditutup, node-node terpasang di sepanjang kabel tersebut.
  2. Biasannya digunakan karena kesederhanaan dalam instalasinya.
  3. Sinyal melewati kabel dalam duaarah dan sangat mungkin terjadi collision (dua paket data bercampur/bertabrakan) .
  4. Kelemahannya : jika salah satusegmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti .
Gambar. Topologi Bus

b. Topologi Ring
Topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membentuk lingkaran. Dengan setiap komputernya terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke kedua komputer lainnya.

Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
  1. Berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node.
  2. Sederhana dalam layout.
  3. Sinyal mengalir dalam satuarah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision, sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
  4. Kelemahannya : sama sepertikelemahan dari topologi bus.
  5. Topologi ring ini kelihatan seperti topologi star.
 
              Gambar. Topologi Ring

c. Topologi Star
Topologi ini fungsinya sebagai  pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan.topologi ini banyak kegunaannya seperti mengelola jaringan serta bisa juga mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
  1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  2. Mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
  3. Keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.
  4. Dapat menggunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya menggunakan kabel UTP.

Gambar. Topologi Star

d. Topologi MESH :
Topologi MESH dibangun dengan memasang link diantara node-nodenya. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebuah jaringan dimana setiap node terhubung secara langsung ke semua node-node yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Jika terdapat satu link yang rusak maka suatu node dapat mencari link yang lainnya.
Gambar. Topologi MESH

e.Topologi Tree (pohon)
Topologi ini sering disebut topologi hirarki(bertingkat)merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantoryang bertingkat.
Gambar. Topologi Tree (Pohon)
11.01 | 0 komentar | Read More

Jaringan Komputer

Written By Theo Bukit on Selasa, 09 Agustus 2011 | 07.55

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah sekelompok/kumpulan dari beberapa komputer yang saling berhubungan satu sama lain melalui media komunikasi, sehingga dapat saling berbagi data dan informasi.


Sejarah Jaringan Komputer
Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Mulanya proyek tersebut hanya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (batch processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Di tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa node. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan komputer (network) diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa node terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri .

Gambar. Jaringan komputer model TSS.



Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi ( distributed processing ). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa node yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani node-nodenya dalam satu perintah dari komputer pusat .
 Gambar. Jaringan komputer model distributed processing

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (peer to peer) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN (Wide Area Network).

Keuntungan Penggunaan Jaringan Komputer
Dengan dibangunnya sistem jaringan komputer pada suatu perusahaan akan memberikan keuntungan-keuntungan sebagai berikut:
1.    Pertukaran Informasi (sharing)
Data dari masing-masing komputer bisa diakses seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut
2.    Sarana aplikasi multiuse
Dengan teknologi jaringan, perangkat lunak yang ditempatkan dalam sebuah file server dapat diakses komputer lain yang berada dalam jaringan komputer tersebut
3.    Apat dibentuk databas
Karena file dari beberapa komputer bisa disatukan dengan sebuah disk, maka dengan jaringan komputer dapat dibentuk satu database yang terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pengguna dalam jaringan tersebut
4.    Memudahkan perawatan perangkat lunak
Perangkat lunak  dapat ditempatkan di file server sehingga jika ada perangkat lunak pada komputer client yang terhubung d lam jaringan rusak dapat mudah diperbaiki
5.    Menghemat biaya
Dengan teknologi jaringan, penggunaan perangkat keras seperti printer dapat digunakan secara bersama-sama
6.    Miningkatkan keamanan
Dengan bantuan jaringan komputer seorang administrator dapat mengatur hak dari setiap pengguna komputer client, maka akan diciptakan sistem keamanan yang lebih baik

Jenis-Jenis jaringan
Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file  erver. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputerkomputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan.
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar.
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya. 
07.55 | 0 komentar | Read More

Belajar PHP ( Tahap 1)

Written By Theo Bukit on Kamis, 21 Juli 2011 | 04.40

1. Tahap Membangun Proyek Website

Dalam membangun sebuah website yang profesional ternyata ada tahap-tahapnya loh.. Sama kaya waktu kuliah dulu dalam membuat sebuah software secara teori kuliah rekayasa perangkat lunak dikenal dengan model waterfall (air terjun). Sekedar mengingat lagi, model waterfall adalah sebuah tahap harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke tahap berikutnya.


04.40 | 0 komentar | Read More

Menampilkan data dari database

Written By Theo Bukit on Senin, 27 Juni 2011 | 00.38

Untuk melihat hasil data-data yang telah dimasukan ke database, maka kita perlu menampilkannya ke browser. Perintah SQL yang akan digunakan adalah:
         SELECT * FROM nama_tabel ;

untuk mempraktekannya, coba tuliskan skrip berikut:

Skrip tampil_tamu_user.php
        <?
        echo "<H3>DATA TAMU</H3>" ;
        
        include "koneksi_bukutamu.php";
        $tampil="SELECT * FROM tamu ORDER BY no_tamu DESC" ;
        $hasil=mysql_query ($tampil) ;
        
        while ($data=mysql_fetch_array ($hasil) )
        {
                    //Tampilkan nama, email dan pesan di browser
                      echo "Nama : $data [nama] <BR>" ;
         echo "E-mail : $data [email] <BR>" ;
         echo "Pesan : $data [pesan] <BR><HR>" ;
        }
   ?>


Keterangan skrip:
  • SELECT * FROM tamu ORDER BY no_tamu DESC;
Tanda asterik (*) menyatakan bahwa semua data di database akan ditampilkan dan ORDER BY berfungsi untuk mengurutkan data secara DESC (dari besar ke kecil, misal 100 ... 1 atau Z ... A ). Jadi perintah SQL tersebut artinya : "Tampilkan semua data dari tabel tamu, kemudian urutkan berdasarkan no_tamu secara descending berarti diurutkan berdasarkan pada data terakhir yang diinputkan.

  • mysql_fetch_array ("hasil_perintah_SQL");
Untuk menampilkan hasil dari perintah SQL dalam bentuk array. 


Sekarang coba jalankan skrip tampil_tamu_user.php, maka hasilnya akan terlihat seperti pada gambar.



00.38 | 0 komentar | Read More

Trik Proses Input Data Ke Dalam Database

Written By Theo Bukit on Kamis, 23 Juni 2011 | 13.33

Perintah yang digunakan dalam SQL untuk memasukan data kedalam database adalah
       INSERT INTO nama_tabel (field1, field2, .... ) VALUES (data1, data2, ...) ;

Untuk mempraktrkannya, coba tuliskan dua file skrip berikut :

Skrip form_tamu.php


     <HTML>
  <BODY>
  <H3> INPUT BUKU TAMU </H3>
  <FORM METHOD=POST ACTION=input_tamu.php>
  Nama : <INPUT TYPE=TEXT NAME="nama"><BR>
  e-mail : <INPUT TYPE=TEXT NAME="email"><BR>
  Pesan : <BR><TEXTAREA NAME=pesan ROWS=5 COLS=25></TEXTAREA><BR>
  <INPUT TYPE=SUBMIT VALUE=Kirim>
  </FORM>
  </BODY>
  </HTML>


Skrip input_tamu.php


  <?
  include "koneksi_bukutamu.php";
  
  $input="INSERT INTO tamu (nama,email,pesan)
         VALUES ('$nama','$email','$pesan')";
  mysql_query ($input);


  //Apabila perintah SQL untuk menginput data benar
  if ($input)
  {
      echo "Proses Input Data Berhasil";
   }
  else
  {
      echo "Proses Input Data Gagal";
   }
   ?>




Keterangan skrip:


- mysql_query("perintah_SQL");
   Untuk mengirimkan perintah SQL ke server database MySQL untuk dieksekusi.






Sekarang coba jalankan skrip form_tamu.php, lalu isikan data pada bagian Nama, E-Mail dan Pesan.


Kemudian klik tombol Kirim, maka data-data yang dimasukkan di form akan diproses oleh skrip input_tamu.php dan apabila tidak ada kesalahan dalam skrip, maka proses input data berhasil.









Lanjut ke Bahasan Berikutnya:


13.33 | 0 komentar | Read More

Pentingnya Memisahkan File Koneksi

Written By Theo Bukit on Senin, 20 Juni 2011 | 21.25

Untuk bisa mengakses database dan table di MySQL, kita harus melakukan koneksi terlebih dahulu agar bisa terhubung ke database tersebut.

Sebaiknya skrip untuk melakukan koneksi dibuat tersendiri dalam sebuah file, karena setiap kali kita akan mengolah data di database, maka kita harus selalu melakukan koneksi terlebih dahulu. Selain itu yang terlebih penting lagi, hal ini biasanya terjadi ketika kita melakukan proses upload di internet untuk mengonlinekan situs kita, maka biasanya Username dan Password akan ditentukan oleh web hosting (tempat kita meletakan file-file situs kita). Sekarang coba bayangkan apabila anda mempunyai sepuluh file, maka anda harus mengganti username dan password sebanyak sepuluh kali, gimana kalau seratus file? wahwahwah... yang pasti jari-jari anda jadi bengkak-bengkak. 

Nah, jadi dengan memisahkan file koneksi tersendiri dalam sebuah file, maka kita hanya perlu melakukan perubahan username dan passwordnya cukup satu kali.

contoh skrip file koneksi:

Skrip koneksi_bukutamu.php

          <?
       mysql_Connect ( "localhost"," "," " ) ;
       mysql_Select_db ( "bukutamu" ) ;
      ?>   

Keterangan skrip :
1. mysql_connect("hostname","username","password");
Untuk melakukan koneksi ke server database MySQL.
Biasanya pada komputer lokal kita belum ada username dan password databasenya, jadi dikosongkan saja menjadi : mysql_connect("hostname"," "," ");

2. mysql_select_db("nama_database") ;
Untuk memilih sebuah database, karena tentunya dalam server database MySQL terdapat banyak database, sehingga kita harus memilih salah satu database yang akan kita aktifkan/gunakan, dalam hal ini adalah database bukutamu.


Untuk menyesipkan / memanggil skrip koneksi.php dalam sebuah skrip lainnya, cukup tuliskan :
               include "nama_file" ;

Nanti akan kita praktekan pada postingan berikutnya ya...
istirahat dulu ah...
21.25 | 0 komentar | Read More

Trik Cara Cepat Membuat Database dan Tabel

Written By Theo Bukit on Minggu, 19 Juni 2011 | 22.05

Saat ini untuk membuat database MySQL tidak perlu menggunakan cara manual lagi dengan mengetikkan perintah-perintah SQL, karena sekarang sudah banyak tool-tool visual yang membantu kita untuk membuat database dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah tool phpMyAdmin.

Anggap saja anda sudah menginstal phpmyadmin. "hehehe.. biar cepet kita menuju ke pembahasan" (ah.. ngeles aja ni kaya bajaj.. bilang aja males ngetik..).

Baiklah saudara-saudara kita langsung ke inti pembahasan. ikutin langkah-langkah berikut dengan seksama ya:
1. Buka browser anda ( internet explorer atau mozilla ), lalu ketikan pada bagian Address: http://localhost/phpmyadmin/ , lalu tekan enter, maka akan tampil halaman selamat datang dari phpMyAdmin.

 
2. Untuk membuat database, isikan nama database yang akan dibuat pada bagian Create new database, misalnya: bukutamu (tanpa sepasi), lalu klik tombol Create. lihat pada gambar diatas.

3. Setelah kita create maka akan terbentuk sebuah database dengan nama: bukutamu. Setelah membuat database, langkah selanjutnya adalah membuat tabel di dalam database tersebut dengan cara mengisikan nama tabel dan jumlah field dibagian Create new table on database bukutamu, misalnya Name: tamu dan Field: 4, lalu klik tombol Go.



4. Kemudian isikan field-field beserta atribut lainnya seperti pada gambar berikut :


5. Setelah selesai, klik tombol Save, maka akan terbentuk sebuah tabel dengan nama: tamu beserta field-field didalamnya. hasilnya dapat dilihat pada gambar.



Tipe-tipe data yang sering digunakan adalah:
  • INT, untuk menyatakan data berupa angka.
  • VARCHAR, untuk menyatakan data berupa karakter atau string (batasnya sampai 255 karakter).
  • Date, untuk menyatakan data berupa tanggal.
  • TIME, untuk menyatakan data berupa waktu.
  • TEXT, untuk menyatakan data berupa karakter dalam jumlah yang banyak (lebih dari 255 karakter), misalnya untuk isi berita dan pesan.
Tips:
  • Sebaiknya gunakan huruf kecil semua dalam memberikan nama database, tabel beserta field-fieldnya. Hal ini akan memudahkan kita nantinya dalam pengolahan data di PHP.
  • Sebaiknya sertakan selalu nomor unik atau kunci primer setiap membuat sebuah tabel. Hal ini berguna untuk membedakan antara data yang satu dengan data yang lainnya.
  • Pada tabel tamu yang telah kita buat diatas, kita telah menentukan no_tamu sebagai Primary key (kunci primer) dengan tambahan atribut Extra:  auto_increment, artinya no_tamu akan terisi dengan angka yang selalu bertambah secara otomatis (tanpa diisikan secara manual) seiring dengan bertambahnya data.

Lanjut ke Bahasan Berikutnya:

Pentingnya Memisahkan File Koneksi Database
Proses Input Data Kedalam Database
Menampilkan Data Dari Database


22.05 | 0 komentar | Read More